Postingan

Menampilkan postingan dari 2025

Tasyakuran Peringatan HUT RI ke-80 di RT 3 RW 2 Pejagan: "Merajut Persatuan dalam Doa dan Aksi Nyata"

Gambar
-Beranda- Tasyakuran Peringatan HUT RI ke-80 di RT 3 RW 2 Pejagan: "Merajut Persatuan dalam Doa dan Aksi Nyata" By Purna_0495 Tasyakuran HUT RI ke 80 RT 3 RW 2 Pejagan Bangkalan Semangat kemerdekaan Republik Indonesia kembali menggetarkan hati di seluruh penjuru negeri. Di RT 3 RW 2 Kelurahan Pejagan Bangkalan, tasyakuran peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-80 tahun pada16 Agustus 2025 ini dirayakan dengan cara yang penuh makna. Mengusung nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan, acara tasyakuran ini dikemas dengan pembacaan do’a dan Tahlil, menjadi wujud syukur serta doa bersama untuk bangsa. Acara yang berlangsung khidmat ini dibuka langsung oleh Ketua RT 3 RW 2, Poni Riyanto. Dalam sambutannya, beliau tidak hanya mengajak seluruh warga untuk senantiasa mengingat dan menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan, tetapi juga menyoroti pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan. Baca Juga: Kemerdekaan di Persimp...

Berjuang Melawan Penjajah Bermuka Pribumi

Gambar
-Beranda- Kemerdekaan di Persimpangan Jalan: "Berjuang Melawan Penjajah Bermuka Pribumi" By Purna_0495 HUT Kemerdekaan RI ke 80 Tahun Pada 17 Agustus 2025 nanti, Indonesia akan merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80. Delapan puluh tahun bukan waktu yang singkat. Kita telah menyaksikan banyak perubahan, pembangunan, dan kemajuan yang membanggakan. Bendera Merah Putih masih berkibar gagah, lagu kebangsaan masih menggetarkan jiwa, dan narasi kemerdekaan terus digaungkan. Namun, di tengah euforia perayaan, sebuah pertanyaan penting kerap muncul: Apakah kita sudah benar-benar merdeka? Pertanyaan ini bukan untuk meremehkan perjuangan para pahlawan atau mempertanyakan proklamasi 17 Agustus 1945. Kemerdekaan dari penjajah asing memang telah kita raih. Kita berhasil mengusir kolonialisme, menentukan nasib sendiri, dan membangun negara berdaulat. Tapi, seiring berjalannya waktu, muncul kesadaran pahit bahwa bentuk penjajahan tak selalu berwujud ser...

Dirjen Cipta Karya Kementerian PU Apresiasi TPST Bangkalan

Gambar
-Beranda- Dirjen Cipta Karya Kementerian PU Apresiasi TPST Bangkalan, Polemik Lokasi Mencuat: Pemindahan Bukan Solusi Terbaik By Purna_0495 Kunjungan Dirjen Cipta Karya di TPST Bangkalan Bangkalan - Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Bangkalan mendapat apresiasi tinggi dari Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Dewi Chomistriana, saat kunjungan kerja di Kabupaten Bangkalan, Sabtu (23/3). Dirjen Cipta Karya menilai TPST ini sebagai langkah progresif dalam penanganan sampah di daerah, dengan potensi untuk direplikasi di wilayah lain. "Kami sangat mengapresiasi keberadaan TPST di Bangkalan. Ini adalah langkah maju dalam pengelolaan sampah yang dilengkapi berbagai fasilitas pengolahan sampah modern dan menghasilkan produk bernilai ekonomis. Kami berharap, TPST ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain," ujar Dirjen Cipta Karya. Dibalik apresiasi tersebut, polemik terkait lokasi TPST mencuat. Bupati Bangkalan, menyoroti lokasi TPST yang...

Kompensasi PHK: "Obat Penenang atau Solusi Jangka Panjang?

Gambar
-Beranda- Kompensasi PHK: "Obat Penenang atau Solusi Jangka Panjang?" Mengupas Efektivitas Kebijakan Pemerintah Atasi Pengangguran By Purna_0495 Di tengah permasalahan pengangguran yang menghantui jutaan rakyat Indonesia, pemerintah kembali hadir dengan "solusi" kompensasi bagi karyawan yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Melalui PP Nomor 6 Tahun 2024, secercah harapan diberikan bagi mereka yang kehilangan pekerjaan. Namun, di balik angka-angka dan janji manis, tersembunyi pertanyaan besar: Efektifkah kebijakan ini sebagai solusi jangka panjang, ataukah sekadar "obat penenang" sementara yang meninabobokan kita dari akar permasalahan pengangguran yang sebenarnya? Berdasarkan dari data Badan Pusat Statistik (BPS) periode Agustus 2024 mencatat 7,47 juta jiwa atau 4,92% rakyat Indonesia menganggur. Ironisnya, angka ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Pemerintah selalu punya alasan yang disebabkan perlambatan ekonomi, perang dagang...